• Testimonials

    avatarTinggal telephone atau chat,nego harga,deal,barang langsung di kirim kaga pake lama,good luck broooo.

    Ramdani
    FGS
    avatarSemoga bonjernet tetap langgeng dan terus berkembang, lanjutkaaaaan.

    Taufik
    Sinemart
    avatarSupport nya bagus, ngga lama telephone langsung datang ke TKP. Sukses buat bonjernet.

    KH.Noer Shodiq
    Asshidiqiyah
  • Sponsor

    BonjerPolres JakbarKymco CommunityPABX PANASONICMajelis RasulullahAdvertise here

Halo warga kebon jeruk dan sekenanye!

Assalamuallaikum wr wb,,,

Warga Kebon Jeruk yang berbahagia,
berkat kerja sama dan swadaya warga,
Alhamdullilah udah ade
RT/RW NET buat kita.

Nyang pade mao mencari informasi dan ilmu pengetahuan di internet atawe meng-akses situs2x yg bermanfaat maopun nyang pade mao maen online games, berchatting ria dll dirumah sepuas-puasnye, biaye patungannye atawe urudannye cuman

Rp.150rb/bulan udeh dapet semuenye dah…

Abang-none,ncang-ncing,nyak-babeh,nyok kite gabung rame-rame memajukan warge melalui informasi dan ilmu pengetahuan.

kalo mao tau lebih dalem bisa cari:

islah alias akink di nomer 021 7052 5827
lutfi alias lepay di nomer 021 98 544 699
bangtopik di nomer 021 933 543 99 ato 0813 80 682 682

BURUAN JANGAN AMPE KETINGGALAAAAAAAAAAAAAAN!!!

13 Januari 2010 at 02:52 - Comments

Bike 2 Work

Toto Sugito mungkin tidak akan menyangka, idenya yang sederhana bersama teman-teman penggemar sepeda gunung dari JPG (Jalur Pipa Gas), akan banyak menginspirasi orang untuk bersepeda ke kantor atau lebih dikenal bike to work.

Berawal dari keprihatinannya terhadap tingkat polusi di Jakarta yang mengkhawatirkan. Bayangkan, pada tahun 2005 Jakarta menempati urutan ke-3 sebagai ibukota paling polutan sedunia. Om Toto-begitu biasa ia dipanggil- prihatin dengan keadaan Jakarta dan bertekad untuk mengurangi polusi di Indonesia dengan bersepeda. Sehari-hari ia menggunakan sepeda dari rumahnya ke tempat kerjanya di daerah Kuningan. Ia pun menggalang teman-teman yang memiliki kesamaan minat dan terbentuklah komunitas Bike To Work (B2W). Semakin lama, komunitas ini semakin diminati bahkan didukung oleh pemerintah DKI Jakarta.

Tanggal 27 Agustus 2005, bertempat di Balai Kota, Bike To Work dideklarasikan. Dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan 700 pesepeda dari seputar Jabodetabek. Hari itu dianggap sebagai hari ulang tahun Bike To Work.

Sejak saat itu gerakan Bike To Work semakin menggeliat. Anggotanya bertambah dari ratusan, ribuan hingga belasan ribu yang berasal dari Aceh hingga Papua. Demam bersepeda seakan menjalar di penjuru negeri. Sepeda menjadi trend dan gaya hidup. Toko sepeda laku keras. Berbagai jenis sepeda mulai dari sepeda gunung, onthel sampai sepeda lipat kini banyak dijumpai dijalan-jalan. Bahkan sebuah produsen sepeda berani mengeluarkan sepeda edisi khusus bike to work dan ratusan orang rela untuk indent untuk mendapatkan sepeda jenis lipat ini. Efek yang ditimbulkan oleh gerakan ini sangat luar biasa.


Selanjutnya – sudah setahun terakhir ini – Bike To Work bekerjasama dengan pemerintah DKI Jakarta menyelenggarakan Car Free Day alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HKBP) di Jalan Sudirman – Thamrin. Waktunya setiap hari minggu pada minggu terakhir setiap bulan. Di jalan ini pada jam 06.00 – 10.00 tidak boleh dilewati oleh kendaraan bermotor. Hanya sepeda dan orang yang berjalan kaki (jogging) yang boleh melewatinya. Selain itu di kawasan ini dimanfaatkan anak-anak untuk olahraga seperti futsal dan bulutangkis.

Belakangan berlaku juga untuk wilayah Jakarta lainnya. Kota lain yang menyelenggarakan Car Free Day adalah Kota Bogor. Bahkan di Kota hujan ini diadakan setiap hari minggu di jalan utama.

Untuk tahun 2010, Bike To Work bersama pemerintah DKI Jakarta merencanakan akan membuat jalur sepeda dibeberapa jalan utama ibukota. Demikian pula Pemerintah Kota Bekasi akan membuat jalur sepeda sepanjang sungai Kalimalang. Ada usulan agar di setiap halte Busway disediakan tempat parkir sepeda yang berfungsi sebagai tempat transit. Ada juga usulan dari Bike To Work Chapter Bogor agar dibuatkan gerbong kereta api khusus pesepeda.

Kini, sepeda sudah menjadi gaya hidup yang ramah lingkungan.

Setiap kayuhan sepeda menjadi begitu berarti untuk mengurangi polusi.

Setiap tetes keringat menjadi pengganti BBM yang sudah menipis.

Semoga apa yang diprakasai oleh Om Toto menjadi inspirasi setiap orang untuk berbuat sesuatu terhadap lingkungannya.

10 Maret 2010 at 01:44 - Comments

Dosa yang lebih Berat daripada Berzina

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidakdapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Iamelangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa A.S.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.” “Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa A.S. terkejut. “Saya takut mengatakannya. “ jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa A.S. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.” Kepala Nabi Musa A.S. terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya…….. cekik lehernya sampai…… tewas”, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi Musa A.S. berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik, ” Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu”. “Pergi!” teriak Nabi Musa A.S. sambil memalingkan wajah karena jijik.

Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa A.S.. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.

Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa A.S. terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?”

Maka Nabi Musa A.S. dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. “Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?” ” Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Nabi Musa A.S. kian penasaran. “Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina”.Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah SWT untuk perempuan tersebut.

Nabi Musa A.S. menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Allah SWT, bahkan seolah-olah menganggap Allah SWT tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa Allah SWT itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Allah SWT pasti menerima kedatangannya.

(Dikutip dari buku 30 kisah teladan – KH Abdurrahman Arroisy)

Dalam hadist Nabi SAW disebutkan :
Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah.

Dalam hadist yang lain disebutkan
Orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

25 Februari 2010 at 06:50 - Comments