<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RTRWnet Kebon Jeruk &#187; Artikel</title>
	<atom:link href="http://www.bonjer.net/category/artikel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bonjer.net</link>
	<description>&#34;Don&#039;t Worry, Be Happy&#34;</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Sep 2011 09:46:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pembuatan robot sederhana</title>
		<link>http://www.bonjer.net/pembuatan-robot-sederhana#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://www.bonjer.net/pembuatan-robot-sederhana#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 05:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bonjer.net/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Ada tiga tahapan pembuatan robot, yaitu:
1.	Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.
2.	Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan program.
3.	Uji coba.
1. Tahap perencanan
Dalam tahap ini, kita merencanakan apa yang akan kita buat, sederhananya, kita mau membuat robot yang seperti apa? berguna untuk apa? Hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini:
•	Dimensi, yaitu panjang, lebar, tinggi, dan perkiraan berat dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Ada tiga tahapan pembuatan <strong>robot</strong>, yaitu:<br />
1.	Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.<br />
2.	Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan <strong>program</strong>.<br />
3.	Uji coba.<br />
1. Tahap perencanan<br />
Dalam tahap ini, kita merencanakan apa yang akan kita <strong>buat</strong>, sederhananya, kita mau membuat <strong>robot</strong> yang seperti apa? berguna untuk apa? Hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini:<br />
•	Dimensi, yaitu panjang, lebar, tinggi, dan perkiraan berat dari <strong>robot</strong>. <strong>Robot</strong> KRI berukuran tinggi sektar 1m, sedangkan tinggi <strong>robot</strong> KRCI sekitar 25 cm.<br />
•	Struktur material, apakah dari alumunium, besi, kayu, plastik, dan sebagainya.<br />
•	Cara kerja <strong>robot</strong>, berisi bagian-bagian <strong>robot</strong> dan fungsi dari bagian-bagian itu. Misalnya lengan, konveyor, lift, power supply.<br />
•	Sensor-sensor apa yang akan dipakai <strong>robot</strong>.<br />
•	Mekanisme, bagaimana sistem mekanik agar <strong>robot</strong> dapat menyelesaikan tugas.<br />
•	Metode pengontrolan, yaitu bagaimana <strong>robot</strong> dapat dikontrol dan digerakkan, mikroprosesor yanga digunakan, dan blok diagram sistem.<br />
•	Strategi untuk memenangkan pertandingan, jika memang <strong>robot</strong> itu akan diikutkan lomba/kontes <strong>robot</strong> Indonesia/Internasional.<br />
2. Tahap pembuatan<br />
Ada tiga perkerjaan yang harus dilakukan dalam tahap ini, yaitu  pembuatan mekanik, elektronik, dan programming. Masing-masing  membutuhkan orang dengan spesialisasi yang berbeda-beda, yaitu:<br />
•	Spesialis Mekanik, bidang ilmu yang cocok adalah teknik mesin dan teknik industri.<br />
•	Spesialis Elektronika, bidang ilmu yang cocok adalah teknik elektro.<br />
•	Spesialis Programming, bidang ilmu yang cocok adalah teknik informatika.<br />
Jadi dalam sebuah tim <strong>robot</strong>,  harus ada personil-personil yang memiliki kemampuan tertentu yang  saling mengisi. Hal ini diperlukan dalam membentuk Tim Kontes <strong>Robot</strong> Indonesia (KRI) atau Kontes <strong>Robot</strong> Cerdas Indonesia (KRCI). Bidang ilmu yang saya sebutkan tadi, tidak harus diisi mahasiswa/alumni jurusan atau <strong>program</strong> studi tersebut, misalnya boleh saja mahasiswa jurusan teknik mesin belajar pemrograman.<br />
Untuk mengikuti lomba KRI/KRCI dibutuhkan sebuah tim yang solid. Tetapi <strong>buat</strong> Anda yang tertarik membuat <strong>robot</strong> karena hobby atau ingin belajar, semua bisa dilakukan sendiri, karena  Anda tidak terikat dengan waktu atau deadline. Jadi Anda bisa  melakukannya dengan lebih santai.<br />
Pembuatan mekanik<br />
Setelah gambaran garis besar bentuk <strong>robot</strong> dirancang, maka rangka dapat mulai dibuat. Umumnya rangka <strong>robot</strong> KRI terbuat dari alumunium kotak atau alumunium siku. Satu ruas rangka  terhubung satu sama lain dengan keling alumunium. Keling adalah semacam  paku alumunium yang berguna untuk menempelkan lembaran logam dengan  erat. Rangka <strong>robot</strong> KRCI lebih variatif, bisa terbuat dari plastik atau besi panjang seperti jeruji.<br />
Pembuatan sistem elektronika<br />
Bagian sistem elektronika dirancang sesuai dengan fungsi yang  diinginkan. Misalnya untuk menggerakkan motor DC diperlukan h-brigde,  sedangkan untuk menggerakkan relay diperlukan saklar transistor.  Sensor-sensor yang akan digunakan dipelajari dan dipahami cara kerjanya,  misalnya:<br />
1.	Sensor jarak, bisa menggunakan SRF04, GP2D12, atau merakit sendiri modul sensor ultrasonik atau inframerah.<br />
2.	Sensor arah, bisa menggunakan sensor kompas CMPS03 atau Dinsmore.<br />
3.	Sensor suhu, bisa menggunakan LM35 atau sensor yang lain.<br />
4.	Sensor nyala api/panas, bisa menggunakan UVTron atau Thermopile.<br />
5.	Sensor line follower / line detector, bisa menggunakan led &amp; photo transistor.</p>
<p>Pembuatan sistem elektronika ini meliputi tiga tahap:<br />
•	Design PCB, misalnya dengan <strong>program</strong> Altium DXP.<br />
•	Pencetakan PCB, bisa dengan Proboard.<br />
•	Perakitan dan pengujian rangkaian elektronika.</p>
<p>Pembuatan Software/<strong>Program</strong><br />
Pembuatan software dilakukan setelah alat siap untuk diuji. Software ini ditanamkan (didownload) pada mikrokontroler sehingga <strong>robot</strong> dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.</p>
<p>Tahap pembuatan <strong>program</strong> ini meliputi:<br />
1.	Perancangan Algoritma atau alur <strong>program</strong><br />
Untuk fungsi yang <strong>sederhana</strong>, algoritma dapat dibuat langsung pada saat menulis <strong>program</strong>. Untuk fungsi yang kompleks, algoritma dibuat dengan menggunakan flow chart.<br />
2.	Penulisan <strong>Program</strong><br />
Penulisan <strong>program</strong> dalam Bahasa C, Assembly, Basic, atau Bahasa yang paling dikuasai.<br />
3.	Compile dan download, yaitu mentransfer <strong>program</strong> yang kita tulis kepada <strong>robot</strong>.<br />
3. Uji coba<br />
Setelah kita mendownload <strong>program</strong> ke mikrokontroler (otak <strong>robot</strong>) berarti kita siap melakukan tahapan terakhir dalam membuat <strong>robot</strong>,  yaitu uji coba. Untuk KRCI, ujicoba dilakukan pada arena seluas sekitar  4×4 meter dan berbentuk seperti puzzle. Dalam arena KRCI ini diletakkan  lilin-lilin yang harus dipadamkan oleh <strong>robot</strong> cerdas pemadam api. Contoh gambar <strong>robot</strong> pemadam api Ted Larsorn dan arena Kontes <strong>Robot</strong> Cerdas Indonesia (KRCI).</div>
<h3>materi referensi:</h3>
<div><a rel="nofollow" href="http://tutorialgratis.net/2008/05/28/tutorial-membuat-robot-cerdas/">http://tutorialgratis.net/2008/05/28/tut…</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bonjer.net/pembuatan-robot-sederhana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosa yang lebih Berat daripada Berzina</title>
		<link>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 23:50:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa yang lebih Berat daripada Berzina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bonjer.net/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan  terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada  dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir  seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.  Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu,  tidakdapat menghapus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan  terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada  dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir  seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.  Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu,  tidakdapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya.  Iamelangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa A.S.</p>
<p>Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah  ucapan dari dalam <em>&#8220;Silakan masuk&#8221;</em>. Perempuan cantik itu lalu  berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai  tatkala ia berkata, <em>&#8220;Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya  agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.&#8221; &#8220;Apakah dosamu wahai  wanita ayu?&#8221;</em> tanya Nabi Musa A.S. terkejut. <em>&#8220;Saya takut  mengatakannya. &#8220;</em> jawab wanita cantik. <em>&#8220;Katakanlah jangan  ragu-ragu!&#8221;</em> desak Nabi Musa A.S. Maka perempuan itupun terpatah  bercerita, <em>&#8220;Saya &#8230;&#8230;telah berzina.&#8221;</em> Kepala Nabi Musa A.S.  terangkat, hatinya tersentak.</p>
<p>Perempuan itu meneruskan, <strong><em>&#8220;Dari perzinaan itu saya pun&#8230;&#8230;lantas  hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya&#8230;&#8230;.. cekik lehernya  sampai&#8230;&#8230; tewas&#8221;</em></strong>, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya.  Nabi Musa A.S. berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik, <em>&#8221;  Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke  dalam rumahku karena perbuatanmu&#8221;. &#8220;Pergi!&#8221;</em> teriak Nabi Musa A.S.  sambil memalingkan wajah karena jijik.</p>
<p>Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur  luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar  dari dalam rumah Nabi Musa A.S.. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak  tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa  kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya,  bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?<br />
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.</p>
<p>Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi  Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, <em>&#8220;Mengapa engkau  menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah  engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?&#8221;</em> Nabi Musa A.S.  terperanjat. <em>&#8220;Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita  pezina dan pembunuh itu?&#8221;</em></p>
<p>Maka Nabi Musa A.S. dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.  <em>&#8220;Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista  itu?&#8221; &#8221; Ada!&#8221;</em> jawab Jibril dengan tegas. <em>&#8220;Dosa apakah itu?&#8221;</em> tanya Nabi Musa A.S. kian penasaran. <strong><em>&#8220;Orang yang meninggalkan sholat  dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari  pada seribu kali berzina&#8221;</em></strong>.Mendengar penjelasan ini Nabi Musa  kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia  mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah  SWT untuk perempuan tersebut.</p>
<p>Nabi Musa A.S. menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan  sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa  sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia  seakan-akan menganggap remeh perintah Allah SWT, bahkan seolah-olah  menganggap Allah SWT tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah  hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan  sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa  Allah SWT itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Allah  SWT pasti  menerima kedatangannya.</p>
<p><strong>(Dikutip dari buku 30 kisah teladan &#8211; KH  Abdurrahman Arroisy)</strong></p>
<blockquote><p>Dalam hadist Nabi SAW disebutkan :<br />
Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan  orang yang membakar 70 buah Al-Qur&#8217;an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh  dengan ibunya di dalam Ka&#8217;bah.</p>
<p>Dalam hadist yang lain disebutkan<br />
Orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia  mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu  huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari,  sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di  dunia.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

