<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebon Jeruk Network Community</title>
	<atom:link href="http://www.bonjer.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bonjer.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 18:44:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bike 2 Work</title>
		<link>http://www.bonjer.net/bike-2-work.html#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://www.bonjer.net/bike-2-work.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 18:44:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bike 2work]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bonjer.net/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Toto Sugito mungkin tidak akan menyangka, idenya yang sederhana bersama  teman-teman penggemar sepeda gunung dari JPG (Jalur Pipa Gas), akan  banyak menginspirasi orang untuk bersepeda ke kantor atau lebih dikenal  bike to work.
Berawal dari keprihatinannya terhadap tingkat polusi di Jakarta yang  mengkhawatirkan. Bayangkan, pada tahun 2005 Jakarta menempati urutan  ke-3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Toto Sugito mungkin tidak akan menyangka, idenya yang sederhana bersama  teman-teman penggemar sepeda gunung dari JPG (Jalur Pipa Gas), akan  banyak menginspirasi orang untuk bersepeda ke kantor atau lebih dikenal  bike to work.</p>
<p>Berawal dari keprihatinannya terhadap tingkat polusi di Jakarta yang  mengkhawatirkan. Bayangkan, pada tahun 2005 Jakarta menempati urutan  ke-3 sebagai ibukota paling polutan sedunia. Om Toto-begitu biasa ia  dipanggil- prihatin dengan keadaan Jakarta dan bertekad untuk mengurangi  polusi di Indonesia dengan bersepeda. Sehari-hari ia menggunakan sepeda  dari rumahnya ke tempat kerjanya di daerah Kuningan. Ia pun menggalang  teman-teman yang memiliki kesamaan minat dan terbentuklah komunitas Bike  To Work (B2W). Semakin lama, komunitas ini semakin diminati bahkan  didukung oleh pemerintah DKI Jakarta.</p>
<p>Tanggal 27 Agustus 2005, bertempat di Balai Kota, Bike To Work  dideklarasikan. Dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan 700  pesepeda dari seputar Jabodetabek. Hari itu dianggap sebagai hari ulang  tahun Bike To Work.</p>
<p>Sejak saat itu gerakan Bike To Work semakin menggeliat. Anggotanya  bertambah dari ratusan, ribuan hingga belasan ribu yang berasal dari  Aceh hingga Papua. Demam bersepeda seakan menjalar di penjuru negeri.  Sepeda menjadi trend dan gaya hidup. Toko sepeda laku keras. Berbagai  jenis sepeda mulai dari sepeda gunung, onthel sampai sepeda lipat kini  banyak dijumpai dijalan-jalan. Bahkan sebuah produsen sepeda berani  mengeluarkan sepeda edisi khusus bike to work dan ratusan orang rela  untuk indent untuk mendapatkan sepeda jenis lipat ini. Efek yang  ditimbulkan oleh gerakan ini sangat luar biasa.</p>
<p><img class="aligncenter" title="Poligon bike2work" src="http://i583.photobucket.com/albums/ss273/jakartasepeda/Sepeda/foldingb2w.jpg" alt="" width="461" height="322" /><br />
Selanjutnya – sudah setahun terakhir ini &#8211; Bike To Work bekerjasama  dengan pemerintah DKI Jakarta menyelenggarakan Car Free Day alias Hari  Bebas Kendaraan Bermotor (HKBP) di Jalan Sudirman – Thamrin. Waktunya  setiap hari minggu pada minggu terakhir setiap bulan. Di jalan ini pada  jam 06.00 – 10.00 tidak boleh dilewati oleh kendaraan bermotor. Hanya  sepeda dan orang yang berjalan kaki (jogging) yang boleh melewatinya.  Selain itu di kawasan ini dimanfaatkan anak-anak untuk olahraga seperti  futsal dan bulutangkis.</p>
<p>Belakangan berlaku juga untuk wilayah Jakarta lainnya. Kota lain yang  menyelenggarakan Car Free Day adalah Kota Bogor. Bahkan di Kota hujan  ini diadakan setiap hari minggu di jalan utama.</p>
<p>Untuk tahun 2010, Bike To Work bersama pemerintah DKI Jakarta  merencanakan akan membuat jalur sepeda dibeberapa jalan utama ibukota.  Demikian pula Pemerintah Kota Bekasi akan membuat jalur sepeda sepanjang  sungai Kalimalang. Ada usulan agar di setiap halte Busway disediakan  tempat parkir sepeda yang berfungsi sebagai tempat transit. Ada juga  usulan dari Bike To Work Chapter Bogor agar dibuatkan gerbong kereta api  khusus pesepeda.</p>
<p>Kini, sepeda sudah menjadi gaya hidup yang ramah lingkungan.</p>
<p>Setiap kayuhan sepeda menjadi begitu berarti untuk mengurangi polusi.</p>
<p>Setiap tetes keringat menjadi pengganti BBM yang sudah menipis.</p>
<p>Semoga apa yang diprakasai oleh Om Toto menjadi inspirasi setiap orang  untuk berbuat sesuatu terhadap lingkungannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bonjer.net/bike-2-work.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosa yang lebih Berat daripada Berzina</title>
		<link>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina.html#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 23:50:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa yang lebih Berat daripada Berzina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bonjer.net/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan  terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada  dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir  seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.  Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu,  tidakdapat menghapus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan  terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada  dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir  seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.  Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu,  tidakdapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya.  Iamelangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa A.S.</p>
<p>Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah  ucapan dari dalam <em>&#8220;Silakan masuk&#8221;</em>. Perempuan cantik itu lalu  berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai  tatkala ia berkata, <em>&#8220;Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya  agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.&#8221; &#8220;Apakah dosamu wahai  wanita ayu?&#8221;</em> tanya Nabi Musa A.S. terkejut. <em>&#8220;Saya takut  mengatakannya. &#8220;</em> jawab wanita cantik. <em>&#8220;Katakanlah jangan  ragu-ragu!&#8221;</em> desak Nabi Musa A.S. Maka perempuan itupun terpatah  bercerita, <em>&#8220;Saya &#8230;&#8230;telah berzina.&#8221;</em> Kepala Nabi Musa A.S.  terangkat, hatinya tersentak.</p>
<p>Perempuan itu meneruskan, <strong><em>&#8220;Dari perzinaan itu saya pun&#8230;&#8230;lantas  hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya&#8230;&#8230;.. cekik lehernya  sampai&#8230;&#8230; tewas&#8221;</em></strong>, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya.  Nabi Musa A.S. berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik, <em>&#8221;  Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke  dalam rumahku karena perbuatanmu&#8221;. &#8220;Pergi!&#8221;</em> teriak Nabi Musa A.S.  sambil memalingkan wajah karena jijik.</p>
<p>Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur  luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar  dari dalam rumah Nabi Musa A.S.. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak  tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa  kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya,  bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?<br />
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.</p>
<p>Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi  Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, <em>&#8220;Mengapa engkau  menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah  engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?&#8221;</em> Nabi Musa A.S.  terperanjat. <em>&#8220;Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita  pezina dan pembunuh itu?&#8221;</em></p>
<p>Maka Nabi Musa A.S. dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.  <em>&#8220;Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista  itu?&#8221; &#8221; Ada!&#8221;</em> jawab Jibril dengan tegas. <em>&#8220;Dosa apakah itu?&#8221;</em> tanya Nabi Musa A.S. kian penasaran. <strong><em>&#8220;Orang yang meninggalkan sholat  dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari  pada seribu kali berzina&#8221;</em></strong>.Mendengar penjelasan ini Nabi Musa  kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia  mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah  SWT untuk perempuan tersebut.</p>
<p>Nabi Musa A.S. menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan  sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa  sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia  seakan-akan menganggap remeh perintah Allah SWT, bahkan seolah-olah  menganggap Allah SWT tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah  hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan  sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa  Allah SWT itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Allah  SWT pasti  menerima kedatangannya.</p>
<p><strong>(Dikutip dari buku 30 kisah teladan &#8211; KH  Abdurrahman Arroisy)</strong></p>
<blockquote><p>Dalam hadist Nabi SAW disebutkan :<br />
Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan  orang yang membakar 70 buah Al-Qur&#8217;an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh  dengan ibunya di dalam Ka&#8217;bah.</p>
<p>Dalam hadist yang lain disebutkan<br />
Orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia  mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu  huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari,  sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di  dunia.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bonjer.net/dosa-yang-lebih-berat-daripada-berzina.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
